PERAYAAN EKARISTI SYUKUR PERAK DALAM KAUL SR. YOSENA CIJ
PERAYAAN EKARISTI
SYUKUR PERAK DALAM KAUL
SR. YOSENA CIJ
====================================================
“ ALLAH ADALAH KASIH “
A.
RITUS
PEMBUKA
1.
Komentator :
Dengan
kasihNya Allah telah meciptakan alam semesta, teristimewa manusia. Dengan
kasihNya pula Allah telah menghadirkan Sr. Yosena,CIJ di tengah keluarga dan
sanak saudaranya. Juga di tengah komunitas biaranya dan komunitas
pengabdiannya.
Bapa/Ibu/Saudara/i
yang dikasihi Tuhan,
Perjalanan
menuju perak kaul kebiaraan dalam dunia yang semakin modern tentu bukanlah
sebuah perjalanan yang mudah. Dari sang
peziarah dituntut suatu perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit.
Sr.
Yosena sang peziarah itu telah membuktikan bahwa ia sanggup karena kasih Tuhan
yang tanpa batas baginya.
“ Allah adalah kasih “ ,
menjadi tema perayaan syukur hari ini.
Sang Yubilaris menyadari betapa dahsyatnya kasih
setia Tuhan yang menuntun langkah kaul kebiaraannya selama 25 tahun
hingga saat ini. Karena itu sudah selayaknya kita bersyukur dan bergembira
bersama sang Yubilaris dalam perayaan
Ekaristi hari ini. Marilah kita
mengawali perayaan penuh syukur ini dengan memadahkan lagu pembuka.
2.
Perarakan
Masuk
Urutan perarakan :
·
Pembawa stribul
·
Pembawa salib dan lilin
bernyala
·
Para suster yang
berpesta
·
Lektor
·
Imam
3. Lagu Pembuka (Koor)
4. Tanda Salib
5. Salam
6. Pernyataan tobat
7. Lagu Tuhan Kasihanilah
(Koor)
8. Lagu Kemuliaan (Koor)
9. Doa Pembuka
Imam
: Marilah berdoa :
Allah Bapa yang
kekal dan kuasa, Engkaulah pokok dan sumber hidup yang memberikan kekuatan dan
semangat baru dalam menapaki panggilan-Mu yang kudus. Ketika kami tidak berdaya
Engkau merangkul dengan penuh kasih, karena Engkau menghendaki agar kami tetap
tinggal dalam kasih-Mu. Kami bersyukur untuk kasih setia-Mu yang telah menjiwai
seluruh karya dan pengabdian Sr. Yosena, CIJ dan kami semua. Curahkanlah rahmat
kasih-Mu kepada kami, agar selalu setia
mengabdi Dikau melalui karya pelayanan kasih kepada umat-Mu. Demi Yesus
Kristus, Tuhan dan pengantara kami yang hidup dan bertahkta bersama dengan
Dikau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.
Umat : Amin
B.
LITURGI
SABDA
1.
Komentator :
Saudara/i yang
dikasihi Kristus,
Mengasihi
dengan ikhlas tidak cukup hanya
terucap dalam kata-kata tanpa makna.
Kasih itu harus diimplementasikan dan diwujudnyatakan dalam tindakan. Demikian ulasan St. Paulus
tentang kasih dalam bacaan pertama.
Dan kasih itu
harus menghasilkan buah, bagaimana caranya agar berbuah? Yesus sendiri
menawarkan solusinya dalam Injil yang akan kita dengar nanti. Marilah kita
membuka hati untuk mendengarkan Tuhan dalam sabda-Nya dengan penuh hikmat.
2.
Bacaan
I : 1 Yoh 3 : 18 – 24
18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan
perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal
dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan
Allah,
20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah
lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu.
21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati
kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati
Allah,
22 dan apa saja yang kita minta, kita
memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan
berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.
23 Dan inilah
perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan
supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus
kepada kita.
24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia
diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa
Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.
3.
Lagu
Antar Bacaan (koor)
4.
Injil
: Yoh 15 : 1 – 8
1 "Akulah
pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah,
dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih
banyak berbuah.
3 Kamu memang
sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam
kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia
tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu
tidak tinggal di dalam Aku.
5 Akulah pokok anggur dan kamulah
ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia
berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia
dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang
dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan
firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan
kamu akan menerimanya.
8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu
jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
5.
Homili
(Imam)
6.
Pembaharuan
Kaul
Komentator :
Bapa, Ibu,
Saudara/i terkasih dalam Kristus,
Mari kita
mengikuti pembaharuan kaul saudari kita terkasih dengan memohon penerangan Roh
Kudus dalam lagu Veni Creator
·
Lagu Veni Creator (Koor)
·
Nyanyian Kaulku
(Yubilaris)
·
Ucap Kaul (Yubilaris di
depan altar)
·
Lagu Magnifikat (Koor)
7.
Doa
Umat
Imam : Allah Bapa disorga. Putera-Mu sendiri bersabda: “Akulah pokok
anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku
di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat
apa-apa.”
Dengan
gembira dan penuh syukur kami datang ke hadapan-Mu, karena itu dengarkanlah
doa-doa kami ini.
1.
Bagi
Gereja
Ya Bapa, Engkau
telah mengutus Putera-Mu untuk menjadi
penyelamat dunia. Kami mohon semoga para pemimpin Gereja mampu menghantar
kawanan domba yang dipercayakan kepada mereka untuk semakin bersatu dengan
pokok anggur yang sejati dan semoga pelayanan dan pengabdian, mereka mampu
menghasilkan buah yang berlimpah.
Marilah kita
mohon...
2.
Bagi
orangtua dan para penjasa
Ya Bapa, semoga
Engkau melimpahkan rahmat dan berkat-Mu bagi orangtua dan seluruh keluarga
besar, penjasa dan penderma serta sahabat kenalan yang dengan caranya
masing-masing mendukung panggilan Suster Yosena,CIJ. Berikan juga istirahat
kekal bagi bapa dan mama serta seluruh anggota keluarga yang telah meninggal.
Marilah kita
mohon...
3. Bagi Kongregasi
Ya Bapa,
limpahkanlah berkat-Mu bagi pimpinan Kongregasi dan setiap anggota, agar
semakin menjadi saksi dan penyalur belaskasih-Mu di tengah dunia.
Marilah kita
mohon...
4. Bagi Yubilaris, Sr.
Yosena, CIJ
Ya Bapa, berkenanlah
menganugerahkan rahmat istimewa bagi Sr. Yosena,CIJ yang hari ini merayakan perak kaul kebiaraan,
agar dalam perjalanan selanjutnya ia semakin setia untuk mewartakan dan
membagikan kasih-Mu kepada sesama di tempat perutusannya.
Marilah kita
mohon...
5.
Bagi
Paroki Kita
Ya Bapa,
dampingilah seluruh umat Paroki St. Yohanes Pembaptis Ritaebang, agar dalam
cahaya iman kami berani membela kebenaran dalam kasih dan tanggap menghadapi
tantangan zaman. Marilah kita mohon....
6.
Bagi
kita semua yang hadir di sini
Ya
Bapa, Engkaulah pencipta dan kami ini hasil karya tangan-Mu. Kami mohon semoga
rahmat yang kami terima melalui perayaan syukur ini, meneguhkan kami untuk
tetap setia pada panggilan hidup kami masing-masing.
Marilah
kita mohon...
Imam: Allah
Bapa kami, inilah doa-doa permohonan yang kami ungkapkan dari hati yang tulus .
semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkannya. Demi Kristus Tuhan dan
pengantara kami.
Umat :
Amin
C.
LITURGI
EKARISTI
1.
Persiapan
Persembahan
2.
Komentator :
Umat
beriman yang terkasih dalam Kristus,
Kini
kita memasuki Liturgi Ekaristi. Di tengah kita telah tersedia bahan persembahan
sebagai wujud penyerahan diri dan ungkapan syukur kita atas segala rezeki yang
kita terima selama ini. Marilah kita bersama-sama menghantar menuju altar
persembahan untuk disatukan dengan kurban Yesus
sendiri sebagai kurban satu-satunya dan terluhur. Sebagai tanda syukur
dan pujian kita kepada Allah yang maharahim, kita persembahkan hasil karya,
niat, cita-cita serta harapan kita.
Mari
kita bersatu hati menghantar persembahan ke altar Tuhan dalam iringan lagu
persembahan.
3.
Lagu
Persembahan (koor)
4.
Doa
Persembahan
Imam
: Ya Bapa, kami sungguh bergembira karena kasih-Mu. Engkau berkenan memanggil
seorang dari keluarga kami untuk bekerja di kebun anggur-Mu. Roti dan anggur
ini sebagai lambang penyerahan diri kami. Semoga Engkau berkenan menerimanya,
kuatkanlah kami agar tetap teguh dalam panggilan, setia melayani Dikau dan
sesama dengan sepenuh hati. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
Umat : Amin
D.
PREFASI
Imam : Tuhan
bersamamu
Umat : Dan
bersama rohmu
Imam : Marilah
mengarahkan hati kepada Tuhan
Umat : Sudah
kami arahkan
Imam : Marilah
bersyukur kepada Tuhan Allah kita
Umat : Sudah
layak dan sepantasnya
Imam : (Lihat
prefasi Biarawan/wati)
5.
Lagu
Kudus (koor)
6.
Doa
Syukur Agung II
Imam : Sungguh kuduslah
Engkau, ya Bapa sumber segala kekudusan. Maka kami mohon: kuduskanlah
persembahan ini dengan pencurahan Roh-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan
Darah putra-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus.
Imam : Ketika akan
diserahkan untuk menangung sengsara dengan rela Yesus mengambil roti, mengucap
syukur kepada-Mu, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada
murid-murid-Nya, seraya berkata :
TERIMALAH
DAN MAKANLAH INILAH TUBUHKU
YANG
DIKURBANKAN BAGIMU
Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil
piala. Sekali lagi ia mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu
kepada
murid-murid-Nya, seraya berkata :
TERIMALAH
DAN MINUMLAH, INILAH DARAHKU
DARAH
PERJANJIAN BARU DAN KEKAL,
YANG
DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG
DEMI
PENGAMPUNAN DOSA
LAKUKANLAH
INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU
Imam :
Marilah kita menyatakan misteri iman kita
Umat :
Wafat Kristus kita maklumkan,
Kebangkitan-Nya
kita muliakan
Kedatangan-Nya
kita rindukan.
Imam :
Sambil mengenangkan wafat dan kebangkitan Kristus kami mempersembahkan
kepada-Mu , ya Bapa, roti kehidupan dan piala keselamatan. Kami bersyukur sebab
kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepada-Mu. Kami mohon
agar kami yang menerima Tubuh dan Darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh
Roh Kudus.
Bapa
perhatikanlah gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi. Sempurnakanlah umat-Mu
dalam cinta kasih, dalam persatuan dengan Paus kami Fransiskus dan Uskup kami
Mgr. Fransiskus Kopong Kung serta para
Imam, Diakon dan semua pelayan sabda-Mu.
Ingatlah
juga ya Tuhan, akan saudara-saudari kami yang pada hari ini mempersembahkan
diri kepada-Mu untuk mengabdi dengan setia pada Dikau.
Semoga
mereka senantiasa dapat mengarahkan hati dan budi kepada-Mu dan memuliakan
nama-Mu.
Ingatlah
pula akan saudara-saudari kami, kaum beriman yang telah meninggal dunia dengan
harapan akan bangkit, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam
kerahiman-Mu. Terimalah mereka dalam cahaya wajah-Mu.
Kasihanilah
kami semua agar kami Engkau terima dalam kebahagian abadi bersama santa Maria,
Perawan dan Bunda Allah, bersama para rasul dan semua orang kudus dari masa ke
masa yang hidupnya berkenan dihati-Mu. Semoga kami pun Engaku perkenankan turut
serta memuji dan memuliakan Dikau dengan pengantaraan Yesus Kristus Putra-Mu.
Dengan
pengantaraan Yesus Kristus, bersam Dia dan dalam Dia, bagi-Mu Allah Bapa yang
Mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh kudus, segala hormat dan kemuliaan,
sepanjang segala masa.
Umat :
Amin
E.
KOMUNI
7.
Bapa
Kami
8.
Doa
Damai
9.
Salam
Damai
10.
Anak
Domba Allah (koor)
11.
Lagu
Madah Syukur (koor)
12.
Doa
Sesudah Komuni
Imam :
Marilah berdoa :
Allah
Bapa yang mahabaik, kami bersyukur atas rahmat kesetiaan yang dianugerahkan
kepada Sr. Yosena, CIJ yang boleh merayakan perak kaul kebiaraannya bersama
keluarga dan seluruh umat yang hadir pada kesempatan ini. Semoga berkat-Mu
menghantar kami untuk tetap bersatu dengan Kristus putera-Mu dan dengan sesama
kami satu sama lain bagaikan ranting-ranting dengan pokok anggurnya. Semoga
persatuan kami ini semakin erat dan mesra, sehingga mampu menghasilkan buah
iman dan cinta kasih.
Demi
Kristus pengantara kami yang bersatu dengan Dikau dalam persekutuan dengan Roh
kudus Allah, sepanjang segala abad.
Umat :
Amin.
F.
RITUS
PENUTUP (Berkat Meriah)
Komentator :
Bapa/Ibu,
Saudara/i, umat beriman yang terkasih dalam Kristus,
Sesaat
lagi Perayaan Ekaristi Syukur 25 tahun kaul kebiaraan Sr. Yosena, CIJ akan berakhir. Namun tugas dan tanggung jawab
kita dalam membangun kerajaan Allah di dunia ini tidaklah selesai. Kita masih
harus melewati sebuah perjalanan panjang dengan penuh tantangan yang tidak sedikit.
Kita juga masih harus berjuang melawan berbagai hal yang sewaktu-waktu bisa
saja mengganjal dan mengganggu cita-cita luhur yang telah kita canangkan ketika
kita menjawab ya, atas panggilan Allah.
Untuk
itu, marilah kita memohon penyertaan, kekuatan dan berkat Tuhan untuk tugas
kita melalui tangan imam.
Imam :
Tuhan bersamamu
Umat :
Dan bersama rohmu
Imam :
Semoga Allah pendiri serta pemimpin Gereja, senantiasa meneguhkan
saudara-saudari dengan rahmat-Nya agar saudara-saudari dapat melaksanakan tugaas
masing-masing dengan setia
Umat :
Amin
Imam :
Semoga Allah sendiri menjadikan saudara-saudari saksi cinta dan kebenaran Ilahi
Umat :
Amin
Imam :
Semoga Allah menjadikan saudari Gembala yang menyediakan Roti Hidup dan sabda
kehidupan kepada umat beriman, agar mereka semakin bertumbuh dalam perstuan
tubuh Kristus
Umat :
Amin
Imam :
Dan semoga saudara-saudari sekalian dilindungi dan diberkati oleh Allah yang
Mahakuasa, Bapa, dan Putraa dan Roh kudus
Umat
: Amin
Imam :
Saudara-saudari Perayaan Ekaristi Syukur Perak Kaul kebiaraan telah selesai
Umat :
Syukur kepada Allah
Imam : Marilah
pergi, kita semua diutus
Umat :
Amin
13.
Lagu
Penutup (Koor)
Komentar
Posting Komentar